0

Omong Doang

Maafkan ke”omdo”an postku yang sebelumnya. Yahh aku tahu aku nggak menjalankan janjiku sendiri. Pada awalnya aku rajin menulis dan membaca, selalu meluangkan waktu 15 menit sebelum tidur untuk membaca (meskipun itu fanfiction atau drama pesbuk huahahaha).. Sayangnya, ujung-ujungnya malah jadi malas. Iya. Disiplin itu susah, kawan. Menjadi istiqomah dengan janji diri sendiri itu susah. Disiplin dengan jadwal-jadwal yang sudah dibuat itu nggak semudah itu. Tapi aku berharap dengan membiasakan itu semua, perlahan-lahan aku bisa mengontrol kejelekanku ini. Aku juga nggak suka dengan sifat melanggar janji/jadwal yang sudah dibuat, cuma kadang masih suka bandel gara-gara hal sepele. Contohnya pms //apa

Aku juga menyesal kenapa awal-awal masuk kuliah aku nggak berbagi cerita di sini. Sangaattt menyesal. Karena cerita yang akan aku bagi nanti ada asam-manis-pahit-nanonano.. Semuanya ada. Bahkan karena terlalu pahit dan kelelahan aku sampai lupa punya wordpress dan punya keinginan untuk berbagi cerita. Jadi kebanyakan aku simpan sendiri. Oh andai saja ada aplikasi untuk menerjemahkan isi kepala ya! Ketika tidur-tiduran, berleha-leha, atau bahkan nungguin dosen dateng aku bisa menulis tanpa harus mengetik. Semua apa yang kupikirkan bisa dengan baik tercatat di sebuah aplikasi. Menurutku ide ini adalah bagian dari imajinasi yang mungkin sulit untuk diimplementasikan. Tapi aku harap ada orang yang cukup jenius untuk membuat aplikasi itu dan akan aku hadiahi doa panjang umur serta sehat selalu(?)

Yaudah, segini aja dulu. Nanti dilanjut lagi. Kalau pengen 😏

1

Senja di hari Selasa

Judulnya kok gini banget ya wkwkwk. Nggak apa-apa deh, pengen lebay dikit. Udah lama nggak mampir ke sini karena banyak kesibukan di kuliah, jadinya wordpressku terlupakan 😦

Aku juga sepertinya mulai dari sekarang harus menyempatkan membaca dan menulis sesuatu. Sadar diri lah ya, belakangan aku sudah susah banget untuk nulis sesuatu. Mikirnya lamaaa banget. Bingung mau pakai diksi yang bagaimana? Dan kalau membaca juga bawaannya males banget, padahal dulu mah bacaan apapun dilahap meski gaje topiknya. Berhubung sekarang aku merasa mengalami penurunan skill dalam writing and reading, mulai sekarang aku berjanji pada diriku sendiri untuk menyisihkan waktu 15 menit sebelum tidur untuk membaca. Harus selalu terlaksana! Tapi nggak berlaku ketika aku udah capek banget hehe. Or at least, ketika ada waktu kosong seperti menunggu dosen, menunggu angkot, kuusahakan untuk membaca sesuatu daripada bengong-bengong. Tapi ini pun berlaku jika aku lagi sendirian. Kalau ada orang lain di sebelah, sebisa mungkin dibuat berinteraksi saja. Karena aku tahu, selain skill writing dan readingku yang mulai memburuk, soft skillku juga jarang banget kukembangin. Komunikasi dengan orang lain itu perlu, apalagi untuk menyerap informasi sebanyak-banyaknya dari orang tersebut, kan? Jadi, ya, sebisa mungkin aku ingin berteman dan berinteraksi dengan orang lain sebanyak-banyaknya.

Oh iya, aku juga berencana untuk bercerita mengenai pengalamanku selama kuliah di sini. Banyak hal menyenangkan sekaligus menyedihkan yang kurasakan, membuatku senantiasa bersyukur akan banyak hal. Intinya, aku bahagia dengan apa yang kujalani sekarang. Meskipun pada saat pengumuman SBMPTN aku menangis melihat hasilnya, tapi nyatanya kini aku merasa sudah ditempatkan di tempat yang benar. I found my own place, dan aku berjanji untuk terus berusaha menjadi “the best” of me, Aku yang terbaik di antara aku-aku yang lama. Aku akan terus berjuang, aku akan lebih keras kepala, aku akan terus bermimpi dan berusaha tanpa harus takut kalah. Aku ingin melihat orang tuaku bangga, aku ingin menjadi orang yang berguna, dan aku ingin menjadi orang yang bahagia. Karena pada nyatanya, hingga detik ini aku masih tidak tahu apa arti hidup ini, apa yang bisa kulakukan di umurku yang singkat ini. Jadi, aku berharap dari impian-impian kecil ini, suatu saat akan timbul impian-impian besar lainnya, sehingga di masa tua aku bisa menjadi bijak dan mengerti cara memaknai hidup ini. Semoga!

16

New TUMBLR style!

Hola ^o^)/
Countdown H-2 aku pindah ke Malang lhoo hohoho..
Aku jadi anak rantauan sekarang 😄
Merasa excited dan takut secara bersamaan. Soalnya aku bakal tinggal sendiri, apa-apa bakal aku sendiri yang ngurusin. Kebiasaan dibantu ortu sih, tapi emang udah waktunya lah yaa… udah harus mulai belajar dewasa. *sadar diri udah 18 tahun*
Oh iya, aku punya tumblr nih khusus buat upload gambar-gambarku.
Bingung mau naruh portofolio dimana. Udah aja ditaruh di tumblr~
Rencananya aku juga pengen buka comission biar bisa nambah uang saku gituu…
Tapi nanti aja setelah aku mengembalikan skill gambarku yang sempat hilang. Aku kayaknya udah setahun nggak gambar digital sampai-sampai pas balik gambar jadi kesusahan gini 😥

Kalau mau mampir, silahkan datang ke G r e e n l a t t e !
Kalian bisa jalan-jalan di galeriku(?)

Screenshot (9)

Awalnya designnya nggak gini lho. Lebih banyak ijonya 😄
Tapi lama-lama bosen juga. Pengen yang simple gitu biar loadingnya nggak lama wkwkwk

Nanti mau aku tambahin page buat info commission. Insyaallah bulan Oktober nanti udah update. Bisa lebih cepat, bisa lebih lama juga. Tergantung kebutuhan dan apakah tangan bisa lebih cepat adaptasi gambar-gambar lagi *ceileh*

6

2 Kiat Sukses di Usia Muda

giphy

Well, yaaa kebanyakan orang yang susah berkembang itu orang yang suka loncat-loncat. (kayak aku contohnya haha)
Enggak bisa fokus terhadap suatu hal.
But don’t try this bad habit, okay! Aku tau ini hal yang kurang bagus buat diriku sendiri. Jadi sebisa mungkin kalau kalian ingin sesuatu, fokus sama hal itu saja. Jangan suka toleh kanan-kiri enggak jelas atau melakukan sesuatu yang nggak ada kontribusinya dengan cita-cita kamu.
(Kecuali untuk menghilangkan stress dan cuma dilakukan sebentar, sepertinya itu nggak terlalu berpengaruh)

Contoh kecil nih ya..
Kalau kamu termasuk golongan orang yang bingung dengan kegiatan ekstrakurikuler, kita sama! Aku juga suka bingung hahahaha 😄


Tapi seharusnya kalian enggak usah bingung. Misalnya, kalau kamu bercita-cita ingin menjadi public speaker, coba ikuti ekskul apa saja yang menunjang impian kamu. Seperti mengikuti club debat, club dakwah, atau club apapun itu asalkan kegiatan yang ada di sana berhubungan dengan pengembangan skill kamu nanti.

Kayak adekku tuh… Aku bener2 salut sama dia. Basically, adekku pengen banget jadi sutradara atau hal-hal yang berkaitan dengan edit video dan media visual. Ketika aku tanya, “Kamu enggak bingung mau ikut ekskul apa?”
Dia jawab, “Enggak. Kenapa harus bingung? aku pilih apa yang aku butuhin aja.”

Well, aku nggak nyangka anak SMP bisa mikir kayak gini. Aku nggak tahu jaman SMP aku mikir apa aja, tapi yang jelas aku nggak pernah produktif. Dan sekarang adekku bisa punya cara pikir seperti ini. How could I not be that proud? :”)
Sebagai yang (seharusnya sudah) berpengalaman alias berumur lebih tua lah istilahnya, aku merasa malu dan menyesal. Kenapa nggak dari dulu aja aku begini-begitu?
Oke sip, penyesalan selalu datang terlambat, bukan? hahahaha 😥

Contoh kedua, kalau kamu masih bingung sama cita2 kamu, coba pikirkan apa yang ingin kamu lakukan di masa tua. Selonjoran? Tiduran? Tapi income masuk terus? Apa kamu mau punya banyak uang?
oke, garis bawahi itu. kamu mau punya banyak uang.
Jadi, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah buat list hal apa saja yang bisa jadi tangga untuk menuju impian kamu. Misalnya seperti membuka usaha, menabung, menyimpan investasi. Usahakan blacklist kegiatan seperti foya2, membeli barang yang belum terlalu dibutuhkan, atau apapun yang sekiranya bisa mengurangi uang kamu dan itu berdampak buruk untuk kamu ke depannya.

Yah, itu aja sih yang pengen aku sampaikan. Jujur aja dari kemaren aku bener-bener pengen menumpahkan semua pemikiran ini tapi nggak tau kemana hahahaha 😐
Ceritanya ini aku pengen menyemangati diri sendiri, tapi aku juga nggak mau semangat sendirian wkwkwk
Pengen ada orang lain yang merasa semangat juga 😀

Dan sebenernya ini gara2 semalem aku dapet kisah yang menginspirasi.
Dia cewek cantik yang masih umur 27 tapi sudah punya mall sendiri. Gilak nggak sih?
Menikah usia 17 tahun (suaminya juga waktu itu umurnya sama)
Kalau nikahan kan biasanya dapet amplop yang isinya duit tuh, dan kebanyakan orang-orang pake duit itu buat jalan-jalan. Kalau si mbak sama suaminya ini mah enggak, malah duitnya dibuat beli kain mori sebanyak-banyaknya.
Setelah itu, mereka jualan kain kafan. Mungkin karena bosan jualan kain kafan, si mbak ini punya inisiatif gimana kalau kain morinya dibuat kain batik aja ya?
Nah, dari situ dia mulai belajar batik. Semua usaha pasti awalnya rugi dulu lah ya…
Si mbak ini juga gitu. Awal-awal batiknya memang nggak laku. Tapi dia mulai mikir gimana kalau desain batiknya dibuat sesuai selera pasar aja?
Setelah dia nanya-nanya ke orang batik apa aja sih yang lagi banyak diminati, dia mulai mencoba menerapkan itu dan pelan-pelan usahanya jadi berkembang. Mulai banyak yang beli.
Terus setelah duitnya udah banyak, dia berinisiatif bikin mall khusus tempat outlet batik. Waaawww… makin banyak dah itu duitnya wkwkwk
Keren banget bisa punya mall di usia muda begitu. Pastinya perjuangannya nggak main-main. Aku jadi merasa termotivasi untuk lebih banyak berusaha.

Pas ditanya, “kiat-kiat kamu apa sih bisa sukses di usia muda?”
Katanya dia cuma punya dua prinsip:

  • Pertama, nggak ada kata “tapi”
    Kalau aku mau melakukan sesuatu, aku akan lakukan. Jangan berpikiran “ah, aku pengen bukan usaha, tapi takut rugi.” No! Hilangkan kata tapi. “tapi” itu cuma menghambat perkembangan kamu. Beranilah mengambil resiko.

 

  • Kedua, jangan nunda-nunda
    Kalau ada sesuatu yang bisa aku lakukan sekarang, aku bakal selesaiin itu sampe beres.

 

Salut lah! Pengen nyoba kiat-kiatnya juga nih aku 😄
Aku dari dulu paling hobi nambahin kata “tapi”, nunda-nunda, males-malesan. Duuhh… ternyata itu racun banget ya 😦

Oh ya, yang bikin aku lebih salut lagi, si mbaknya bikin target bukan berdasarkan investasi yang dia punya. Dia nggak berharap, “habis punya mall, aku pengen punya hotel, apartemen, atau bla bla bla..”
Justru dia berharap, “Tahun ini aku punya 80.000 karyawan. Semoga tahun depan aku punya 100.000”
That’s so cool! I mean, dia nggak cuma mikirin duit tapi juga mikirin berapa banyak orang yang sudah dia bantu untuk mendapatkan lapangan pekerjaan. Keren laahh pokoknya!

Hmmm.. segini dulu saja ya cerita-ceritanya.
Mana aku juga sempat ceramah pula wkwkwkk
Daann, jika ada kritik dan saran, silahkan komen sajaa hehe

 

 

 

9

Gabut Malming! 10 Confession About Me

Hai! Hai!

Dari kemaren kepengen ngepost sesuatu di sini tapi ketunda melulu. Berhubung sekarang kebawelan diri ini lagi puncak-puncaknya dan tak ada orang yang bisa diajak mengobrol ringan, maka biarkan daku mengoceh di blog ini yap  😥

Yaahh… jadi belakangan ini aku lagi semangat-semangatnya buat produktif. Alasannya karena aku menyadari bahwa selama liburan 2 bulan ini aku tidak menghasilkan karya apapun. Kerjaannya tiduran di kasur dan buka hape, main marketland, yang kebanyakan kalau diingat-ingat lebih sering berada di kasur deh kayaknya wkwkwkk
Agak miris juga sama tumpukan buku novel yang masih tersegel indah di bawah meja belajar. Rencananya dibaca buat liburan tapi mereka semua tidak kusentuh! nooo… maafkan akuuuu *elus buku novel* :”o

Sekarang aku sedang duduk di meja belajar adekku. Ada tamu yang tak terduga datang ke rumah dan mengambil alih kamarku. Sebenernya nggak apa-apa… cuma… yaaa……. agak nggak suka sih kalau kamar dipake-pake orang. Kamar itu ruangan sakral yang sangat pribadi. Tapi mau gimana lagi? Tamu hari ini urgent sekali. Kalau nggak nginep di sini, nggak bisa pulang karena kendaraan malem pasti jarang banget. Mana ini perempuan juga.. gimana mau nolak. Kasihan!

By the waaiiii…tadi siang aku bikin status “5 likes = 1 confession”
Aku nggak mau kayak temen-temen yang pake 1 like 1 confession. Karena tadi ada aku lihat likesnya sampe seratus. Gila aja bikin confession sampe 100. aku ogah :v ora gelem! Jadinya aku bikin 5 saja. Taunya dapat 25 likes. Benar-benar bersyukur cuma confess 5 hal wkwkwkk

Okeeii, karena aku merasa hal ini juga perlu diekspos di blogku, maka aku akan copas status confessionku dan menambahi beberapa hal yang sejujurnya sudah lama aku ingin confess ke teman-teman.

.

.

.

 

1) Aku orangnya kepoan parah.

Cuma kadang suka nahan diri supaya nggak nanya dan ganggu orang.
Kalau semisal ada temen yang bikin status “si XXX itu kemaren gini-gini-gini, sumpah aku kaget.”
pas anak lain komen “siapa?” dan biasanya dibales “pm ya”,
aku suka pengen ikutan ngechat cuma buat nanyain itu. Sayangnya sering aku tahan karena aku terlalu gengsi buat nanya hal begituan sama orang. Dan bahkan, cuma gara2 kepo aku nggak bisa tidur. serius ._.)v
.
.
.
2) Listener yang jarang curhat


I’m a true listener. Meskipun kadang kalau kalian curhat panjang lebar dan mataku melihat ke atap, sepatu, rambut, atau apapun itu, aku tetep dengerin kalian kok. Agak nggak sopan sih, apalagi karena terlalu memperhatikan sesuatu kadang aku jadi nggak denger omongan kalian. tapi 90% aku dengerin kok x’D percayalah..

and I’m truly an “aib” keeper. Aku tahu segala curhatan aib menyedihkan dari level ter-sepele sampai level terparah teman-temanku. It’s okay kalau emang mendengar adalah satu-satunya hal yang bisa kulakukan untuk teman-temanku supaya mereka merasa terhibur. Meski ingin melakukan lebih, tapi kalau problem mereka terlalu pelik dan aku tidak pernah berada di posisi mereka, aku cuma bisa mendoakan yang terbaik dan pukpuk/?

Aku juga bukan tipikal orang yang mudah curhat sama orang. Kalaupun aku bisa curhat sama orang, jangan berpikiran orang itu spesial. Enggak. Enggak selalu seperti itu. Karena kadang aku pake embel2 curhat cuma buat cerita hal-hal sepele seperti “aku tadi kemakan whiskas. rasanya pahit”. kalau hal-hal penting jarang banget 😐 bahkan hal yang terlalu penting pun nggak pernah aku ceritakan ke siapapun selain diriku sendiri. Semacam aku punya terlalu banyak dinding yang harus diruntuhkan //halah

Tapi… serius… meski kadang aku terlihat terbuka tapi aku ini sangat tertutup orangnya
.
.
.
3) Spammer yang berubah jadi Observer


Baru setahun belakangan aku jarang update status di facebook. Dulu suka banget nyepam, apalagi di twitter. Tapi sekarang twitterku udah aku tutup. Sengaja biar nggak dikit2 nyepam. Mana tweetsnya udah 48k pula. Udah kayak member idol group sebelah aja yah huhuhu;;

Sekarang mah observer saja. Kalau ada drama, cuma aku lihatin dan nggak pernah “get into”. Padahal dulu ikutan heboh komen sana sini, nyindir sana sini. Sempat jadi drama queen juga dan mungkin sempat jadi bahan gunjingan orang juga. huft..
Plus, ini cuma warning aja buat semuanya sih, sebenernya meski aku nggak pernah komen di status kalian, bukan berarti aku nggak baca komenannya. Aku baca dan aku menyerap segala informasi yang ada. Entah itu penting atau enggak buatku, tapi percayalah… silent reader atau stalker sepertiku ada. Mungkin aku pura-pura nggak tahu, tapi biasanya aku sudah tahu. Semacam baca-basi saja //yha

Jadi yaahh, hati-hati saja kalau mau buka aib di media sosial. Ada berbagai silent reader yang pernah membaca statusmu meski statusmu terlihat sepi2 saja (((cuma mengingatkan)))
.
.
.
4) Ambivert, maybe?


Persatuan antara Extrovert dan Introvert. Kalau ikut psikotes hasilnya gantian. Kadang Ex 60% dan In 40%, begitu juga sebaliknya. Tapi aku nggak peduli sih mau aku extrovert atau introvert. Yang jelas aku tahu kalau aku butuh waktu sendiri dan juga lebih suka berada di tempat yang ramai sekalian asal nimbrung hepi-hepian(?)

Kebanyakan kenal sama temen juga gara-gara sksd. Nggak tahu menurutku itu sebuah pencapaian yang bagus atau malu-maluin //sobs

Bisa juga diibaratkan dengan sebuah cerita pendek antara seseorang dan sebuah pesta. Kan ada tuh tipe orang yang ketika diajak ke pesta menolak untuk ikut. Tapi aku mah enggak. Aku mengiyakan dan ikut berpesta, tapi ketika pesta itu kelewat rame, aku pasti tiba-tiba menghilang tanpa bilang siapapun. I’m that kind of person xD
.
.
.
5) Lebih prefer ngobrol secara personal daripada sambil dilihatin orang banyak.


Salah satu alasan kenapa aku lebih suka personal adalah aku bisa menggali lebih banyak informasi dari orang tersebut. Sebenernya ini kebiasaan (bisa jadi) berangkat dari sifat kepoku juga sih, tapi kayaknya lebih cenderung karena aku ingin lebih dekat sama orang tersebut. Ngobrol secara personal lebih berbekas dibenak daripada ngobrol di jalan bareng beberapa temen lainnya.

Well, you know, kadang ada beberapa orang yang suka memanipulasi sifat supaya terlihat gimanaaa gitu di depan orang-orang. Kalau personal kan baru kelihatan orangnya kayak gimana.

Jadi nggak heran kalau aku sering dibilang sombong tapi pas udah ngobrol personal “aku pikir kamu orangnya dulu sombong lho” o)–)
no guuyss… aku suka berkenalan dengan orang baru kookk. tapi kudu personal karena itu kesannya lebih manly //apa
.
.
.
6) Lebih cepat menjawab sms daripada media sosial lainnya

Yap! Karena menurutku SMS itu sudah tahap urgent. Kalau kalian mau basa-basi denganku, lewat line saja ataupun pm facebook. Hmm.. tapi aku lebih suka lewat line sih, jadi line saja. Just add my line: zikriany (if you need me to be your chat friend, alias kalau kalian gabut, mari gabut bersama/?)
Jangan heran kalau aku balesnya agak lama tapi masih tetap membahas bahasan yang sama. Itu karena aku emang suka membahas berbagai topik dan percakapan berlanjut tanpa diganggu kalimat “aku makan dulu ya?”, “aku pergi dulu yaa”, “bobo dulu, selamat tidur”.
Jadi semacam aku sedang melakukan never ending chat. Menurutku itu sangat menyenangkan!
.
.
.
7) Kalau galau suka nyepam chat orang lain

Maaf guys, aku galauan orangnya wkwkwkwk :”)
Tapi aku males kalau udah berlarut-larut dengan kegalauan. Udah aja aku ngobrol sama orang lain supaya ilang, and it works! Meskipun aku nggak curhat apapun ke mereka, cuma ngobrol ringan, atau bahkan dengar mereka curhat, at least aku lupa dengan galau yang kurasakan huhuhuhu.. cediiiih!
.
.
.
8) Too ordinary

Aku bangga jadi orang sederhana 😎
Menurutku aku nggak perlu merendahkan atau meninggikan mutu. Teman-temanku melihatku sebagai orang yang biasa saja, itu sudah lebih dari cukup. Mungkin aku lebih tinggi atau bahkan lebih rendah dari mereka, but I keep myself on my normal meter. Karena aku takut… kalau aku terlalu merendah, aku pasti terinjak. Tapi kalau aku terlalu meninggi, aku juga pasti dibenci. So, menjadi biasa saja itu menyenangkan.
.
.
.
9) Suka sama orang yang open-minded

Orang yang begini ini yang aku cari. Emang agak susah sih nyarinya. Apalagi sekarang aku lagi berada di lingkungan pertemanan yang masih menilai subjektif. Masih agak baper-baper gitu deh 😐 Kalau udah ketemu temen yang kayak begini, biasanya suka aku ajak diskusi apa aja. Cara berpikiran mereka lah yang dari dulu pengen banget aku tiru.
.
.
.
10) Sometimes rude

Rude di sini bukan karena kesengajaan lho ya! Kadang aku suka ngomong ceplas-ceplos atau bercanda sembarangan yang secara nggak sadar nyakitin lawan bicaraku. Aku nggak berniat gitu… suer! :’)
Makanya makin gede aku makin mikir kalau mau ngomong. Takut nyakitin orang. Lidah memang berbahaya kawan..
Daannn lucunya nggak cuma lidah yang nyakitin. Tapi tangan juga *brb nangis*
Kalau kesel sama orang suka mukul punggung atau tangan, atau apapun itu yang bisa dipukul. Atau kalau nyapa orang juga suka nepok dan itu sakit banget kata mereka. Maaf… ya ampun maaf!! 😥
Sekarang mah udah enggak karena sudah berusaha ngerem sebisa mungkin supaya tak ada yang tersakiti lagi //halah

Baiklah…
Sekian dulu ngocehnya. Mau bobo dulu~
Selamat malaamm! ^o^

 

14

HAAALOOOOO

anime-wave

Haiiii!! Long time no see~
Aku kembali nulis-nulis blog lagi nih setelah sekian lama hehehe 😄
Sekarang aku lagi liburan panjang dan nggak tahu mau ngapain..
Aku juga lupa apa tujuan punya blog ini dulu wkwkwk

Yah, pokoknya aku kembali lagi ke wordpress
Bersiaplah membaca ocehanku yang sangat tidak penting di blog ini ya!

Buat yang baru datang ke sini, welcome in my mind palace! *sok sherlock banget* 😄
Kalau belum kenalan, ayo kenalan dulu siniiiii
I don’t bite, okay. Aku hanya seorang gadis kecil kesepian yang ingin punya teman 😦 #halah
Aku akan sangat senang kalau kamu nulis sesuatu di kolom komentar. Mungkin hanya sekedar menulis “pertamax” juga nggak apa-apa kok(?)